Memang ini bukan hal yang mudah sebab
disaat musibah kebakaran terjadi ketiga buah hatinya, Nona Natu Nabunome, Syalom Nabunome, dan Leo Nabunome, yang menyaksikan secara langsung bagaimana lidah api melahap habis tempat mereka pulang.
Begitu pula Marli Sinlaeloe, yang adalah ibu rumah tangga, tentu tak kuasa melihat kenyataan itu menimpa keluarga kecilnya.
Sebab, bukan cuma rumah yang menjadi abu. Pakaian seragam bersama pakaian yang dipakai sehari-hari, serta buku tulis milik ketiga anaknya ludes tak bersisa dilahap api.
Di tengah keadaan itu, yang perlu dijaga bukan cuma harapan keluarga untuk kembali memiliki tempat berteduh. Tetapi semangat anak-anak untuk terus belajar dan mengejar cita-cita.
“Api boleh menghanguskan tempat berteduh, pakaian seragam, dan buku tulis, tapi tidak untuk cahaya masa depan Nona Natu Nabunome, Syalom Nabunome, dan Leo Nabunome,” kata Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan, dalam unggahannya melalui akun @Apremoi Dethan, di Facebook, Selasa (20/10).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PotretNTT.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












