Usai Dampingi Presiden di Nagekeo, Gubernur Melki Lanjutkan Penanganan Gempa di Manggarai

Avatar photo
Reporter : Baldus Sae Editor: Redaksi
IMG 20260827 WA0010
Foto : Gubernur NTT, Imanuel Melkiades Lakalena Saat Usai Mendampingi Presiden Dalam Kunjungan ke Flores

Setelah mengunjungi warga di Kampung Tungal, Gubernur Melki melanjutkan perjalanan menuju Ruteng, Kabupaten Manggarai. Setibanya di Ruteng, Gubernur Melki langsung menuju Posko Tanggap Darurat BPBD Kabupaten Manggarai. Kehadiran Gubernur disambut langsung Bupati Manggarai Heribertus Nabit.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Heribertus melaporkan perkembangan penanganan dampak gempa di Kabupaten Manggarai. Berdasarkan data pemerintah daerah, hingga saat ini tercatat 46 orang meninggal dunia, 58 orang mengalami luka berat, dan 516 orang mengalami luka ringan. Jumlah pengungsi tercatat sebanyak 50.556 orang, sementara total kerusakan mencapai 22.528 unit.

Bupati Heribertus juga menyampaikan bahwa hampir seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Manggarai terdampak gempa. Dari 12 kecamatan, hanya Kecamatan Satar Mese Barat yang dilaporkan tidak mengalami dampak signifikan.

“Dari 12 kecamatan, yang tidak terlalu berdampak hanya satu kecamatan saja, yakni Kecamatan Satar Mese Barat,” ujar Heribertus.

Gubernur Apresiasi Relawan Gempa Flores

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan, pemerintah daerah, organisasi kemanusiaan, dunia usaha, masyarakat, serta berbagai pihak dari dalam maupun luar NTT yang terus bergerak memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak gempa Flores.

Menurutnya, bencana gempa yang berdampak luas membutuhkan dukungan dan kerja bersama seluruh elemen masyarakat. Semangat gotong royong menjadi kekuatan penting dalam menghadapi situasi darurat dan mempercepat proses penanganan bencana.

:Tentu kami memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih bagi yang memberikan dukungan. Dan ini menunjukkan bahwa gotong royong yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia, yang juga kekuatan di NTT, yang Bung Karno temukan dan rumuskan itu di Ende, di Flores ini, benar-benar bisa kita lihat dan kita rasakan dalam proses penanganan gempa Flores kali ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Gubernur menegaskan, kunjungan dan koordinasi dengan pemerintah kabupaten terdampak dilakukan untuk memastikan penanganan masyarakat berjalan maksimal. Koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Provinsi NTT dan pemerintah kabupaten terus diperkuat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar, penanganan pengungsi, pelayanan kesehatan, serta percepatan pemulihan pascabencana.

 

 

Sumber: Biro Apim Prov NTT

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PotretNTT.Com

+ Gabung