Warga Manggarai Yang Terdampak Gempa Bumi Keluhkan Belum Ada Bantuan Kemanusiaan

Avatar photo
Reporter : Yerma Editor: Redaksi
1001545653
Foto : Yohanes Hambur, Warga Desa Wae Renca yang sedang mengungsi

MANGGARAI,PotretNTT.Com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi total 2.768 gempa susulan pasca gempa berkekuatan M 7,7 pada Sabtu (15/8/2026) di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Jumlah gempa susulan sebanyak 2.768 tersebut merupakan data hingga tanggal 19 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB.

Peristiwa ini menyebabkan korban jiwa mencapai 69 orang, ratusan luka-luka, dan ribuan warga mengungsi termasuk warga Dusun Ponto Nacang,Desa Wae Renca, Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai, mereka sedang mengungsi dan sementara berlindung di tenda darurat akibat rumah tinggal mereka mengalami rusak berat.

Melihat kondisi warga Dusun Ponto Nacang, Desa Wae Renca yang sementara mengungsi dan tinggal di tenda darurat akibat rumah tinggal mereka rusak berat, tentu sangat membutuhkan perhatian dari Pemerintah Daerah, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat.

IMG 20260819 WA0010

Kepada media ini, Yohanes Hambur mengaku bahwa warga Desa Wae Renca yang mengungsi sebanyak 80 Kepala Keluarga (KK) mereka sangat membutuhkan air bersih, beras, mie, telur dan obat- obatan, terpal, karpet dan tikar. Sedangkan rumah yang sangat parah tidak bisa huni sebanyak 4 rumah diantaranya rumah milik Bapak Sabinus Onggor, Yohanes Salin, Agus Harun dan Yohanes hambur.

Baca Juga :  Pj.Gubernur NTT Mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2023
Sumber: PotretNTT.Com

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PotretNTT.Com

+ Gabung