Kompensasi Belum Dibayar,Tanggul Proyek K-SIGN di Rote Ndao Dibongkar Warga

Avatar photo

ROTE NDAO,PotretNTT.Com –Diduga Kecewa lantaran kompensasi lahan pertanian yang terdampak sejak tahun 2025 hingga September 2026,pemilik lahan melakukan pembongkaran tanggul penampung air laut pada proyek tambak garam (K-SIGN).

Pemilik lahan merasa hanya memperoleh janji manis baik dari Pemerintah Daerah, Pihak Nindya Karya maupun Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia.

Nikson Musu salah satu pemilik lahan di pond 0 yang melakukan pembongkaran tanggul tepat pada lahan milik mereka karna kompensasi hasil panen lahan sawah produktif yg di pakai untuk Proyek tambak garam (K-SIGN) belum juga di bayarkan sampai dengan saat ini.Demikian disampaikan Nikson Musu pada minggu (27/09/2026)

Dijelaskan Nikson, awal mula janji Bupati Rote Ndao, saat Masyarakat pemilik lahan lakukan pertemuan bersama Bupati sekitar Bulan Juni 2026 lalu di rumah Daud Maku. Pada kesempatan itu Bupati menjanjikan paling lambat Bulan Juli Tahun 2026, akan mendatangkan tim Kantor Jasa Penilaian Publik (KJPP) untuk menilai hasil panen dan luas lahan kami guna peroleh pembayaran, namun hingga saat ini belum nampak KJPP yang datang dan terus telan janji pahit

Dikatakan Nikson Musu, salah satu Masyarakat pemilik lahan lakukan konfirmasi ke Kantor PT. Nindia Karya terkait pembayaran kompensasi hasil panen dan lahan sawah pada Hari Jumat, Tanggal 18 September 2026 dan Tanggal 25 September 2026, tapi tidak ada kepastian.

” Kepastian pembayaran kompensasi kami tidak mau tunda lama-lama lagi karna janjinya bulan April sekarang bulan September belum ada kepastian. Jika kompensasi tidak di bayarkaan maka keluarkan lahan kami dari Area K-SIGN serta tata kembali seperti semula kalau tidak kami bongkar tanggul”.Tegasnya

Namun, pihak Nindya Karya meminta waktu Satu Minggu untuk konfirmasi ke Pemerintah,tetapi selama sepekan tidak ada informasi yang pasti hingga Tanggal 25 September 2026 belum kunjung peroleh kepastian.

Baca Juga :  Terlambatnya Pekerjaan, 2 Kontraktor di Panggil PPK

” Kami kembali ke NK untuk memastikan , jika tidak ada pembayaran soal kompensasi sampai dengan kemarin maka hari ini maka Masyarakat pemilik lahan akan bongkar tanggul yang ada tepat di lahan kami.Dan di hari ini Kami melakukan pembongkaran tanggul”. Ungkap Nikson

Wakil Manager Projec PT. Nindya Karya Eko suhartono, ketika di konfirmasi di Ruang kerjanya minggu 27/09/2026 sekitar Pukul 17.30 wita mengatakan bahwa terkait pembongkaran Tanggu di pound 0, sudah mengetahuinya, bahkan sudah melakukan koordinasi dengan Polsek Rote Timur agar lakukan pendekatan untuk mediasi agar tanggul kembali di tutup agar tidak menimbulkan dampak baru.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PotretNTT.Com

+ Gabung