Wagub Johni turut mengapresiasi layanan pemeriksaan kesehatan, termasuk IVA Test dan SADANIS, sebagai upaya deteksi dini yang cepat dan terjangkau.
“Layanan ini mempunyai dampaknya besar. Kalau ditemukan lebih awal, peluang sembuh jauh lebih tinggi,” kata Wakil Gubernur.
Selain funwalk, kegiatan juga diisi dengan edukasi kesehatan, pelayanan keluarga berencana (KB), serta skrining kesehatan bagi remaja. Wagub Johni menilai hal ini penting untuk membangun kesadaran sejak dini dan lintas generasi.
Ia menegaskan, upaya peningkatan derajat kesehatan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Masyarakat harus menjadi pelaku utama. Pemerintah menyiapkan layanan, tetapi kesadaran harus datang dari diri sendiri,” tegasnya.
Turut menghadiri kegitan ini diantaranya Ketua DPRD Provinsi NTT Emi Nomleni, Ketua TP PKK Provinsi NTT Mindriyati Astiningsih Laka Lena, Staf Ahli TP PKK Provinsi NTT Vera Christina Sirait Asadoma, Staf Ahli Gubernur Bidang Kesejahteraan Rakyat Provinsi NTT Henderina Laiskodat, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT Ruth Laiskodat, Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT Adidoyo Prakoso, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTT Faizal Fahmi, Kepala BPJS Provinsi NTT Wawan Burhanuddin, tenaga kesehatan, organisasi perempuan, perwakilan ASN Pemprov NTT, perwakilan mahasiswa prodi kesehatan serta komunitas penyintas kankernya
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












