Suara Hati dari Selatan : Gemuruh Sasando di Bumi Rote Ndao

Avatar photo
Reporter : Mekris Ruy Editor: Redaksi
FB IMG 1785635601832

Getaran Daun Lontar dalam Sunyi
Suara dentuman Sasando yang sesungguhnya bukanlah dari dawainya saja, melainkan dari resonansi yang dihasilkan oleh haik—wadah daun lontar yang mengelilinginya. Dentuman ini adalah dentuman halus, seperti getaran daun lontar yang ditiup angin sepoi-sepoi di sore hari yang tenang. Ini menggambarkan kedamaian, keramahan, dan kearifan lokal yang tertanam dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Rote Ndao. Lontar bukan sekadar bahan alat musik, melainkan pohon kehidupan bagi mereka.

Resonansi Sejarah dan Leluhur
Setiap petikan Sasando adalah jembatan yang menghubungkan masa lalu dengan masa kini. Dentumannya membawa gema kisah-kisah leluhur, tentang Sangguana sang penemu, tentang kejayaan para raja, dan tentang bagaimana alat musik ini menjadi penyembuh jiwa. Ketika setiap petikan di tengah hiruk pikuk pameran, ia tidak hanya bermusik; ia sedang menyuarakan sejarah, identitas, dan harga diri Rote Ndao yang sesungguhnya.

Maka, dengarkanlah lebih dalam. Di balik melodi indahnya, ada dentuman alam, dentuman sejarah, dan dentuman hati masyarakat Rote Ndao yang tulus. Sasando bukan sekadar alat musik; ia adalah suara Rote Ndao yang paling otentik.

By Mekris Ruy

Baca Juga :  KPU Rote Ndao : 15 Nama Caleg DPRD 2024 Mantan Napi masuk DCS
Sumber: PotretNTT.Com

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PotretNTT.Com

+ Gabung