Diakui Apremoi bahwa di balik pencapaian itu, ada ketabahan, kesabaran, serta dukungan penuh sang suami, Simson Polin, keluarga, dan masyarakat yang mengiringi perjalanannya.
Dukungan itu tidak selalu hadir secara fisik. Namun, doa, perhatian, dan cara masing-masing dalam menopang perjuangannya menjadi bagian penting dari perjalanan hingga mencapai titik ini.
“Ini berkat dukungan dari masyarakat Rote Ndao. Ada suami tercinta, anak-anak, serta keluarga yang mendukung dengan caranya masing-masing,” ungkapnya.
Dikatakan Apremoi, kesempatan ada di lingkungan alumni Lemhannas menjadi ruang untuk terus belajar, memperluas wawasan, dan memperkuat semangat pengabdiannya.
Dan dari perjalanan sebagai anak kampung, Apremoi memaknai pencapaiannya kali ini sebagai buah dari ketabahan yang dirawat, dan dijaga.
“Sangat bangga. Karen ini adalah buah dari ketabahan yang dihadiahkan Tuhan buat Rote Ndao, keluarga, terlebih buat saya secara pribadi,” ungkapnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PotretNTT.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












