ROTE NDAO, PotretNTT.Com – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bergerak cepat memacu pembangunan daerah melalui serangkaian agenda strategis yang digelar pada Jumat (19/6). Dipimpin langsung oleh Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, jajaran pemkab membahas kelanjutan proyek infrastruktur K-SIGN, penyelesaian sengketa lahan warga, hingga menjajaki investasi energi baru terbarukan (EBT) asal China.
Melalui keterangan resmi di akun Facebook miliknya, Paulus Henuk menjelaskan bahwa agenda kerja diawali dengan pertemuan bersama tim PT Nindya Karya dan Dinas Perikanan Kabupaten Rote Ndao, Pertemuan tersebut fokus memetakan aspek teknis dan menyusun langkah strategis demi memastikan proyek K-SIGN berjalan tepat waktu.
“Koordinasi yang solid antara pemerintah daerah, pelaksana proyek, dan perangkat daerah terkait menjadi kunci utama agar pembangunan ini berjalan efektif dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,” ujar Bupati Rote Ndao.
Selain fokus pada pembangunan fisik, Pemkab Rote Ndao juga menunjukkan komitmennya dalam menyelesaikan dinamika sosial. Hal ini terlihat saat pemkab menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna membahas persoalan lahan dan kompensasi bersama masyarakat.
Dalam forum dialogis tersebut, Paulus menegaskan bahwa pemerintah daerah memegang teguh tiga prinsip utama dalam penyelesaian sengketa agraria:
Keterbukaan (Transparansi): Menjamin seluruh proses berjalan secara akuntabel,Musyawarah: Mengutamakan mufakat dan ruang dialog tanpa adanya pemaksaan dan Keadilan untuk memastikan hak-hak masyarakat terpenuhi secara proporsional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PotretNTT.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












