Dari pemeriksaan lapangan tersebut, sejumlah kekurangan yang ditemukan kemudian dimitigasi demi kelancaran dan kenyaman selama event olahraga otomotif itu diselenggarakan.
“Tim kami menemukan beberapa hal di lapangan yang perlu dilengkapi, lalu diberikan mitigasi kepada panitia penyelenggara,” jelas Jhondry.
Diakuinya respons Panitia Pelaksana (Panlak) bergerak cepat. Masing-masing seksi dengan penuh tanggung-jawab jawab melengkapi kebutuhan yang masih kurang, sebelum seluruh hasil pemeriksaannya dipaparkan untuk diklarifikasi.
“Itu dilakukan secara terbuka dan profesional oleh tim kami di hadapan pihak penyelenggara,” kata Jhondry.
“Dengan nilai final cukup, memungkinkan event tersebut diselenggarakan secara baik dan aman,” ungkapnya.
Menurutnya, Grastrack yang diselenggarakan SMRC memiliki nilai positif bagi masyarakat. Selain menghadirkan ajang hiburan, event olahraga otomotif itu menjadi ruang bagi pembalap muda Rote Ndao untuk menunjukkan kemampuan dan sebelum betlanjut ke kompetisi yang lebih tinggi.
Karena itu, ada harapannya untuk tidak berhenti membuat olahraga yang menyuguhkan tontonan penuh adrenalin itu di Kabupaten Rote Ndao, dengan tetap mengedepankan keamanan dan keselamatan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini semakin diperbanyak, supaya masyarakat ikut serta. Karena ini kegiatan yang positif dan sangat menghibur masyarakat. Kalau masyarakat senang, pasti wilayahnya aman,” pungkas Jhondry.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PotretNTT.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












