ROTE NDAO,PotretNTT.Com–Pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Grastrack Bupati Rote Ndao Cup I, oleh Sasando Motor Rote Club (SMRC) ternyata bukan sebatas kesiapan lintasan dan para pembalap.
Di balik persiapan penyelenggara event olahraga otomotif itu, terdapat proses penilaian risiko yang dilakukan untuk memastikan kegiatan dapat berlangsung aman, tertib dan terukur.
Proses tersebut dilakukan melalui pelaksanaan Risk Assessment Kepolisian Daerah (Polda) NTT, melalui Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda NTT, dengan menerjunkan timnya untuk mengecek secara langsung.
Tak hanya kesiapan, tetapi lokasi, sarana-prasarana hingga sistem manajemen keamanan yang disiapkan penyelenggara, dicek satu per satu.
Ketua Tim Risk Assessment Kejurda Grastrack Bupati Rote Ndao Cup I, AKP Jhondry Suryantho, Panit 2 Subdit Wisata Ditpamobvit Polda NTT, menjelaskan bahwa proses tersebut merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan event olahraga yang memiliki potensi risiko terhadap pembalap maupun penonton.
“Risk assessment ini sangat penting dalam pelaksanaan kegiatan event-event olahraga yang mengakibatkan atau akan menimbulkan beberapa ancaman atau risiko,” jelas AKP baik terhadap pembalap ataupun penonton yang ada di sekitar arena,” ujar AKP. Jhondry, Kamis (1/10).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PotretNTT.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












