“Kita harus menjaga kelestarian hutan, namun di sisi lain, kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan tidak boleh terabaikan,” ujar Usman dalam keterangannya kepada media ini,Senin, (20/4/2026).
Secara khusus Usman Husin menyoroti pentingnya integrasi kebijakan antara sektor kehutanan dan kelautan, mengingat Rote Ndao merupakan wilayah perbatasan dengan potensi sumber daya alam yang melimpah namun rentan terhadap tantangan pengelolaan.
Puncak kunjungan kerja berlangsung pada Senin (27/4) di TN Mutis Timau. Selain prosesi penyambutan adat, agenda akan diisi dengan pemaparan teknis dan diskusi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah dari tiga kabupaten: Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), dan Kabupaten Kupang.
Kunjungan ini akan diakhiri dengan peninjauan lapangan ke sejumlah titik strategis di kawasan taman nasional sebelum rombongan bertolak kembali ke Jakarta.
Kunjungan kerja ini juga diharapkan menjadi momentum krusial bagi kementerian terkait dan DPR RI untuk merumuskan kebijakan pembangunan berkelanjutan yang benar-benar berpihak pada keberlanjutan ekosistem dan kemakmuran rakyat di Bumi Flobamora.
Reporter : Mekris Ruy/PN
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












