Sumba Barat Sebagai Kabupaten Induk, Gubernur NTT Tekankan Penguatan Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Avatar photo
Reporter : Agustin Luju Editor: Redaksi
IMG 20260317 WA0005
Keterangan Foto : Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena

Sumba Barat Daya,PotretNTT.Com – Pada Minggu (15/3/2026) malam, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, bersama rombongan Tim Kerja Percepatan Pembangunan NTT tiba di Kabupaten Sumba Barat dalam rangka melanjutkan kunjungan kerja di daratan Sumba.

Dalam arahannya, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan rasa syukurnya karena kembali dapat mengunjungi Sumba Barat dan berdiskusi langsung dengan pemerintah daerah terkait upaya mendorong pertumbuhan ekonomi serta penurunan kemiskinan di wilayah tersebut.

“Hari ini kami bersyukur kepada Tuhan karena bisa ada lagi di Sumba Barat untuk sebuah agenda yang menurut kami penting terkait urusan ekonomi kerakyatan untuk penanggulangan kemiskinan dan stunting di Sumba Barat,” ucapnya.

“Kita tahu sendiri, potensi Sumba Barat sangat besar. Bahkan di daerah ini terdapat salah satu resort atau hotel termewah di republik ini, bahkan di dunia, yaitu NIHI Sumba,” jelasnya.

Menurutnya, potensi pariwisata yang dimiliki daerah tersebut sangat besar dan dapat menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Gubernur Melki menegaskan bahwa Sumba Barat memiliki posisi penting sebagai daerah induk bagi kabupaten-kabupaten hasil pemekaran yakni Sumba Tengah dan Sumba Barat Daya. Karena itu, menurutnya, pembangunan dan penguatan ekonomi di Sumba Barat harus terus didorong agar daerah ini tetap menjadi pusat pertumbuhan yang kuat.

“Sumba Barat ini adalah kabupaten induk bagi Sumba Tengah dan Sumba Barat Daya. Karena itu pembangunan dan penguatan ekonominya harus terus didorong. Jangan sampai kabupaten induk justru dilewati oleh anak-anaknya,” ujar Gubernur Melki.

Pemerintah Provinsi NTT, lanjutnya, akan terus membahas berbagai langkah strategis untuk menggerakkan ekonomi di Sumba Barat secara terintegrasi dengan kabupaten-kabupaten lain di daratan Sumba.

Baca Juga :   Genjot Ekonomi di Tengah Tantangan Infrastruktur dan Digital,PemCam Loaholu Sepakati 20 Usulan Prioritas

“Pemerintah Provinsi NTT tidak dapat bekerja sendiri. Diperlukan kolaborasi dari seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, perbankan, hingga masyarakat, agar program pengembangan ekonomi kerakyatan dapat berjalan optimal,” tambahnya.

‎Selain itu, Gubernur Melki juga menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan sejumlah program prioritas pemerintah pusat di daerah, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penguatan Koperasi Desa Merah Putih.

‎Ia juga menegaskan bahwa peningkatan pendapatan masyarakat melalui penguatan sektor ekonomi produktif akan menjadi salah satu kunci utama dalam menurunkan angka kemiskinan dan mempercepat penanganan stunting di Nusa Tenggara Timur.

Sumber: Biro Apim Prov NTT