Selain itu, Fransiska Sakan, salah seorang siswi kepada media ini mengaku gejala sakit perut terjadi sejak Rabu, (29/04) Pukul 19.00 wita. Ketika di tanya penyebab terjadinya kejadian ini, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti
Terkait Kejadian ini, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Amanuban Selatan, Abraham Tefa Ketika di konfirmasi media PotretNTT membenarkan adanya Kejadian luar biasa (KLB) di sekolah.
Dijelaskannya, informasi yang di sampaikan oleh rekan guru di sekolah terkait kejadian ini belum bisa di pastikan apa penyebabnya.
“Teman-teman guru di sekolah yang ada tangani itu mereka sampaikan memang ada rasa mual-mual dan perut sakit setelah ada makan itu tapi belum bisa di pastikan apakah karena makanan bergizi gratis (MBG) di sekolah karena laporan yang saya terima itu gejala baru terjadi tadi pagi”.ungkap Abraham Tefa.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












