Ketidaktransparanan menjadi poin penekanan dalam laporan tersebut, Rudolf menilai Panitia dianggap menutup-nutupi hasil seleksi karena tidak adanya pengumuman terbuka kepada publik. Kondisi ini dinilai mencederai prinsip akuntabilitas program nasional yang sangat krusial bagi pemenuhan gizi masyarakat.
Menyikapi temuan tersebut, warga mendesak DPRD Kabupaten Rote Ndao untuk segera mengambil langkah konkret melalui fungsi pengawasan, di antaranya, Memanggil Panitia Seleksi dan Badan Gizi Nasional Perwakilan Rote Ndao dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil seleksi guna memastikan program MBG berjalan sesuai aturan hukum yang berlaku.
“Kami minta Bapak-bapak Dewan yang terhormat untuk segera mengambil sikap terhadap persoalan-persoalan ini” Pinta Rudolf Serah.
Diketahui sebelumnya diberitakan media ini dengan judul “Dugaan Nepotisme di SPPG Pengodua: Rekrutmen Tenaga Dapur MBG Dinilai Janggal”.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih dalam upaya konfirmasi mengenai tindak lanjut dari laporan pengaduan masyarakat tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PotretNTT.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












