Kepada pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata, Bernad Pelle berharap agar budaya Hus Kuda bisa di promosikan karena Hus Kuda hanya ada di Rote Ndao Sehingga Dinas Pariwisata perlu memberikan dukungan agar kegiatan ini tidak hanya bersifat lokal tapi juga dapat di promosi untuk dunia internasional bisa mengetahui dan tertarik datang di Rote.
Lebih lanjut, Bernad Pelle berharap kegiatan ini dapat di program secara tetap sehingga dari waktu ke waktu Rote Ndao bisa di promosi kemudian bisa di kenal secara mendunia karena ini merupakan budaya tradisional yang ada di Kabupaten Rote Ndao yang bisa di kembangkan sehingga dapat menarik orang luar selain tempat tempat-tempat wisata yang ada tetapi Hus kuda menjadi daya tarik bagi orang luar untuk datang menonton.
Ia berharap kegiatan ini dapat di kemas dan di rangkai sehingga wisatawan datang tidak hanya melulu ke salah satu tempat wisata tetapi ada juga Hus kuda yang bisa menjadi ikon pariwisata.
Ditambahkannya, tempat-tempat wisata baik itu nemberala beach,mulut seribu, laut Mati, tiang bendera dan tempat wisata lainnya dapat di kolaborasi dengan Hus kuda yang di selenggarakan rutin setiap tahun sehingga membuat orang luar datang tidak hanya tertuju kepada tempat wisata tapi juga mereka bisa punya pilihan lain seperti Hus kuda dan mereka tertarik untuk datang ke Rote Ndao.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PotretNTT.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












