Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus mengembangkan budaya literasi di Kabupaten TTS, khususnya dalam mendorong minat baca, menulis, dan penguatan kapasitas generasi muda melalui berbagai kegiatan literasi.
Lefinus juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) TTS, dan Bunda Literasi Kabupaten TTS yang selama ini dinilainya selalu memberikan dukungan terhadap berbagai gerakan literasi di daerah.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten TTS dalam hal ini Bupati Eduard Markus Lioe, dan juga Dinas PK TTS, Bapak Apris Manafe, Kabid SMP, Ibu Sherly Kamlasi, dan Kabid SD, Bapak Melianus Naitboho, serta Bunda Literasi Kabupaten TTS yang selalu memberikan dukungan terhadap gerakan literasi. Dukungan ini tentu menjadi penyemangat untuk terus bergerak membangun budaya literasi di TTS,” ujarnya.
Prestasi yang diraih Lefinus Asbanu menjadi bukti bahwa insan pers tidak hanya berperan menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak literasi masyarakat. Capaian ini sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Timor Tengah Selatan karena mampu bersaing dan menunjukkan kualitas di tingkat nasional.
Festival Literasi Nasional yang diselenggarakan Nyalanesia sendiri menjadi ruang kolaborasi bagi guru, jurnalis, pegiat literasi, mahasiswa, serta komunitas pendidikan dari seluruh Indonesia untuk berbagi praktik baik dan memperkuat budaya literasi bangsa.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PotretNTT.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












