219 Guru Paud Ikut Diklat Percepatan Penurunan Stanting

Avatar photo
Reporter : Dion Lerek Editor: Yeri Sula
IMG 20241115 WA0028
Foto : Jakcobed E. Tahun,SP Ketua Panitia Diklat Teknis Percepatan Penurunan Stanting Bagi Guru guru Paud Desa Dalam Arahan
IMG 20241115 WA0029
Foto : 36 Guru Paud Peserta Diklat Teknis Saat Mendapatkan Arahan

” Diklat Teknis guru Paud Desa terbagi atas tiga Zona yakni, Zona I meliputi Kecamatan Amanuban Timu,Fatukopa,Amanatun Utara,Toianas dan Kokbaun, Zona II, Amantun Selatan, Nunkolo,Boking, Santian dan Noebana sementara Zona III, kecamatan, Kuatnana,Amanuban Tengah, Oenino, Polen, KiE dan Kecamatan Fautmolo. Zona IV, kecamatan, Mollo Utara,Fatumnasi,Nunbena dan Moloh Tengah, Zona V ada Kecamatan Mollo Selatan, Kota SoE, Batu Putih, Amanuban Barat dan Kecamatan Noebeba sementara Zona VI Kecamatan Kolbano, Amanuban Selatan,Kualin, Kotolin dan Kecamatan Kuanfatu.Khusus untuk Zona II,kegiatan Diklat Teknisnya di pusatkan di Kecamatan Amanatun Selatan.

Dikatakannya, Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan ( Diklat ) Teknis Guru Paud Desa dilaksanakan sesuai ketentuan Umum Peraturan Presiden Nomor 72 Tentang Percepatan Penurunan Stanting.

Dijelaskannya, Kabupaten Timor Tengah Selatan merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan angka Stanting tertinggi yaitu, 24,1% dengan jumlah sebanyak 12.439 anak.

Hal ini diupayakan Pemerintah Kabupaten TTS hingga periode Pertama Februari 2024 mampu mengatasi penurunan angka stanting dari jumlah 12.439 anak menjadi 7.551 anak atau 20,2%

Saat ini Kabupaten TTS menjadi salah satu Kabupaten Prioritas dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Stanting.
Untuk pencegahan dan penurunan Stanting Lanjut George Tapatab, Pemerintah telah menetapkan kerangka kebijakan dan memutuskan pendekatan Multi Sektor untuk pencegahan stanting melalui sinkronisasi Program Program Nasional, Lokal masyarakat Daerah khususnya Bidang Pendidikan Anak Usia Dini. Ungkap George Ch.Tapatab,ST

Sementara Ketua panitia Zona II kegiatan Diklat Teknis Guru Paud Desa Jakhobed E. Tahun,SP yang dikonfirmasih Wartawan mengatakan, Pendidikan dan Pelatihan ( Diklat) Teknis Guru Paud Desa merupakan program penting Dinas P & K Kabupaten TTS khusunya Bidang PNF, karena dengan adanya Diklat ini, para Guru-guru yang berkecimpung di dunia anak mampu menerapkan berbagai makna tentang fungsi dari pola makan pada pertumbuhan anak. Kata Jakhobed Tahun

Baca Juga :   Sertijab 16 Pejabat Struktural Dinas P & K Kabupaten TTS

Sisi lain, ketua Panitia Zona II yang akrap di sapa Ibu Elen Tahun menjelaskan, Diklat Teknis untuk 36 Guru Paud Desa di Zona II menghadirkan para Narasumber- narasumber profesional seperti, Magdilfina Liufeto,S.Pd dengan topik Pemcegahan Stanting melalui Pengusaha dan stimulasi bayi baru lahir 2 Tahun.

Ada Ibu Normalin Naben,S.Pd membawakan tema Implementasi Penurunan Stanting, dan teman narasumber lainya yakni Yublina Taniu,S.Pd, Septiamis R.H. Reke,S.Pd, Roswati,S.Pd dan Nur Aini. Ungkap ketua panitia Jakcobed Tahun

Hadir dalam kegiatan tersebut pihak Pemerintah Kecamatan Amanatun Selatan Dinas teknis Bidang PNF Kabupaten TTS, Kevin C. Oematan,S.Pd, Roni Aidin dan Orce Paut. ( PN/ Dion )

Sumber: PotretNTT.Com